Tentang Sebuah Karakter

January 2nd, 2007 by musliadie

            Dua malam yang lalu aku menonton film "apa artinya cinta" dari sebuah saluran tv swasta, tidak begitu serius, hanya setengah-setengah hati kutonton, namun, melihat karakter-karakter dalam film tsb, timbul suatu perasaan senang (mungkin karena lelucon2 konyol didalamnya begitu bagus)bagiku.
              Karakter yang paling menarik bagiku adalah "dara".mengingatkanku pada diriku (dan karakterku, begitu mirip kurasa), ketika melihat tokoh dara ini. Sepertinya banyak cewek yang menginginkannya, dan tak bisa dipungkiri bahwa dia juga sangat menginginkan seorang cewek yang cocok dengan dirinya, namun untuk berbicara pada cewek yang diinginkannya tersebut, sangatlah sulit.
              Hal ini sering terjadi padaku, namun keberuntungan belum berpihak . padaku, sehingga kisah indah dan lucu yang terjadi pada dara tersebut belum pernah kurasakan, semuanya berujung pada kegagalan.
                Sayang ya? Ganteng-ganteng nggak punya pacar.

November 16th, 2006 by musliadie

              Tak terasa, ternyata kini tlh tgl  16 november  2006, dan hampir 23 tahun  kuhabiskan waktuku untuk hal-hal yang sia-sia. Takut untuk menghadapi tantangan hidup, sering berlari dari kenyataan, sering bersembunyi (menyembunyikan perasaanku) dan sering pula mengintip hal-hal yang sebenarnya tak perlu diintip.
               Diakhir tahun ini, berbagai macam kecemasan telah mulai menghantuiku. Kecemasan tentang; masa depan perekonomianku, masa depan harga diriku, masa depan (mungkin) cintaku (yang selama ini selalu sulit untuk mendapatkan seorang gadis yang kudambakan), masa depan pendidikanku yang telah terhenti (dan proses menghilangnya ilmu2 yang kututuntut selama belasan tahun dulu secara mubazir) tanpa ada usaha sedikitpun untuk menambah wawasan dengan hal-hal yang baru, semua berlalu dengan keputus-asaan, yang seakan tunduk dan menerima nasib menjadi orang  yang berada di kasta terbawah status sosial.

              Yang paling kusesalkan dari diriku adalah; kemampuan sosialisasiku yang sangat rendah. Sehingga aku hanya mempunyai beberapa orang teman. Kadang2, aku suka iri melihat orang yang mempunyai banyak teman, yang pergi kemana-mana selalu ada yang mengenal dan dikenalnya, sedangkan aku, kemana-mana selalu merasa menjadi orang yang terasing dikehidupan ini.

               Sebentar lagi, tahun baru 2007 akan datang. Segudang harapan tentunya telah ada didalam hati. Dan yang terpenting, semua kecemasan2 ini bisa sirna secepatnya. Harapan yang paling kuinginkan adalah; bisa melewati malam pergantian tahun ini dengan bahagia.